Depok, Kamis
Keluarga Alumni Teknik Tenaga Listrik DTE-FTUI (Kagatrik UI), bekerjasama dengan EPES (Electrical Power & Energy Studies) UI dan Departemen Teknik Elektro FTUI, mengadakan Seminar Nasional V GATRIK UI. Temanya adalah “Menyongsong Era Digitalisasi Ketenagalistrikan untuk Mewujudkan Penyediaan Tenaga Listrik yang Efisien, Andal, Berkeadilan dan Berkelanjutan.”

Acara itu berlangsung pada Kamis (8/2/2018). Seminar diadakan di Gedung MRPQ, Lantai IV, Departemen Teknik Elektro – FTUI, Kampus UI Depok. Pendukung teknis seminar ini adalah Ikatan Mahasiswa Elektro FTUI, khususnya Panitia National Electrical Summit (NEST).

Digitalisasi ketenagalistrikan sangat penting dan saat ini sudah menjadi keniscayaan. Digitalisasi ketenagalistrikan ini mengubah secara fundamental bisnis penyediaan tenaga listrik. Teknologi digital mengubah pola pikir insinyur tenaga listrik, dari paradigma tradisional ke paradigma modern.

Dalam pola pikir tradisional, tenaga listrik hanya dapat dihantarkan secara satu arah, yaitu mulai dari pembangkit, transmisi, distribusi, sampai ke pelanggan. Sedangkan pada sistem ketenagalistrikan modern, jaringan listrik secara cerdas dapat mengintegrasikan aksi-aksi dari seluruh komponen yang tersambung di dalamnya. Hal ini dikarenakan aliran listrik dihantarkan dengan komunikasi digital dua arah, sehingga memungkinkan proses yang lebih efisien, berkelanjutan, ekonomis, dan keandalan tinggi.

Memberi Keynote Speech dalam seminar ini: Dekan FTUI Dr. Ir. Hendri DS Budiono, M.Eng, IPM., dan Dirjen Ketenagalistrikan KESDM-RI Dr. Andy N Sommeng.
Di Sesi 1, tentang Digitalisasi Ketenagalistrikan-Tinjauan Makro, pembicaranya adalah: Direktur Perencanaan Korporat PT PLN (Persero) Ir. Syofvi Felienty Roekman (diwakili Kadiv Engineering Warsono Martono), MSc.; Ketua EPES UI Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, MK, MT; Direktur Bisnis Regional JTBN PT PLN (Persero) Ir. Djoko Rahardjo Abumanan, MBA; Ketua Dewan Pembina KAGATRIK UI Ir. Jarman MSc; dan Dirut PT Indonesia Power Ir. Sripeni Inten Cahyani, MM., AAAIK.

Sedangkan di Sesi 2, tentang Integrasi Ketenagalistrikan dan ICT, pembicaranya adalah: Ketua Departemen Teknik Elektro FTUI Ir Gunawan Wibisono, MSc, PhD; Dirut PT. Indonesia Comnet Plus (Icon+) Ir. Hikmat Drajat, MT (diwakili GM IT dan Bisnis Solusi, Wahyu Haris); CEO PT Smart Meter Indonesia St. Andika Sutedjo; Presdir PT. EDMI Manufacturing Indonesia Ratu Febriana Erawaty, SS; dan Representasi LoRa, Sugeng Imbran.

Seminar ini melibatkan pihak regulator, penyelenggara ketenagalistrikan nasional PT. PLN (Persero), penyelenggara jaringan telekomunikasi, industri terkait, akademisi (dosen dan mahasiswa), para pengamat, dan masyarakat peminat digitalisasi ketenagalistrikan.

Dari seminar ini diharapkan terjadi pertemuan (sinkronisasi) pemikiran dari para pemangku kepentingan ketenagalistrikan, sehingga didapat suatu titik temu dan pemetaan tentang kondisi terkini. Dibahas juga, rencana pengembangan dan antisipasi dari para pemangku kepentingan dalam kaitan digitalisasi ketenagalistrikan. Seminar ini diharapkan bisa memberi masukan dan umpan balik terhadap roadmap dan kebijakan digitalisasi ketenagalistrikan.

Depok, 8 Februari 2018

Categories: Berita

Satrio Arismunandar

Satrio Aris Munandar

Elektro '80 (lulus 1989); S2 - Ketahanan Nasional UI (2000), S-2 Manajemen Bisnis AIM Filipina (2009); S-3 Filsafat FIB UI (2014)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Berita

41 Tahun Turnamen Bridge Elektro Cup

Keluarga Alumni Teknik Tenaga Listrik – Departemen Teknik Elektro FTUI (Kagatrik UI) bekerjasama dengan PB GABSI kembali menyelenggarakan Turnamen Bridge Elektro Cup (TBEC),  untuk kali yang ke 41. Turnamen ini akan berlangsung selama dua hari, Read more…

Berita

Rekomendasi Diskusi ‘Tantangan Aktual Bisnis dan Industri Ketenagalistrikan’

Pada hari Kamis, 12 Juli 2018 di Kampus FTUI – Depok, telah diselenggarakan Diskusi berthema: “Tantangan Aktual Bisnis & Industri Ketenagalistrikan”. Didalam thema terdapat 4 pokok bahasan, yaitu: mengenai tingkat komponen dalam negeri [TKDN], pengaruh Read more…

Open chat
1
"Pendaftaran TBEC 42"

Silahkan Isi Form