PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia telah memberikan bantuan alat pendidikan berupa 20 buah Notebook kepada Yayasan Gatrik Universitas Indonesia. Serah terima bantuan itu berlangsung di kampus Universitas Indonesia, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ir. Edward Otto Kanter, Vice President Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, dan diterima oleh Ir. Adinda Franky Nelwan, MT, Ketua Umum Yayasan Gatrik UI.
Sumbangan Toyota Motor itu diberikan dalam rangka mendukung Proyek Revitalisasi Laboratorium Konversi Energi dan Tenaga Listrik, Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik UI.
Bantuan alat pendidikan ini adalah perwujudan kegiatan Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia di bidang pengembangan pendidikan di Indonesia.

Berbagai bantuan ini akan didayagunakan sebaik-baiknya oleh Keluarga Alumni Teknik Tenaga Listrik – DTE FTUI (Kagatrik UI), lewat berbagai program terkait ketenagalistrikan. ***

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Berita

41 Tahun Turnamen Bridge Elektro Cup

Keluarga Alumni Teknik Tenaga Listrik – Departemen Teknik Elektro FTUI (Kagatrik UI) bekerjasama dengan PB GABSI kembali menyelenggarakan Turnamen Bridge Elektro Cup (TBEC),  untuk kali yang ke 41. Turnamen ini akan berlangsung selama dua hari, Read more…

Berita

Rekomendasi Diskusi ‘Tantangan Aktual Bisnis dan Industri Ketenagalistrikan’

Pada hari Kamis, 12 Juli 2018 di Kampus FTUI – Depok, telah diselenggarakan Diskusi berthema: “Tantangan Aktual Bisnis & Industri Ketenagalistrikan”. Didalam thema terdapat 4 pokok bahasan, yaitu: mengenai tingkat komponen dalam negeri [TKDN], pengaruh Read more…

Berita

Kagatrik UI Bedah Tuntas Alat Penghemat Energi Listrik

Saat ini sedang gencar iklan di berbagai media mengenai alat Energy Saver, yang dipromosikan mampu menghemat pemakaian listrik. Dalam wawancara di televisi, penjualnya mengklaim, penghematannya dapat mencapai 20 hingga 40 persen. Ini sungguh fantatis. Produk Read more…